LILIN 2013

Sekilas Lilin

Salam Enviro…

LILIN, merupakan sebuah program kerja yang dirancang oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) bidang PSDM. LILIN sendiri merupakan singkatan dari Lintas Lingkungan. Acara ini sering disebut sebagai makrab-nya (malam keakraban) prodi teknik lingkungan. Tak hayal, ketika malam inagurasi banyak juga rekan-rekan dari prodi lain datang untuk menyemarakan acara ini.Bila ditinjau kembali, makrab biasa identik dengan sedikit menggunakan ploncoan, kekerasan verbal, senioritas, dan masih banyak lainnya. Apalagi ini makrab yang dibuat untuk anak teknik. Teknik yang indentik dengan keras, deadline menumpuk, kritis, tahan tekanan, serta alasan lainnya menjadi alasan bahwa makrabnya pun haruslah seimbang dengan sifat anak teknik. Banyak pertanyaan pro dan kontra dari acara ini yang bermunculan dari rekan mahasiswa/i baru mengenai “apakah di acara nanti akan di begini begitukan?”. Saya sendiri pun tidak tahu. Lagi pula, bila ada masalah kekerasan ataupun perlakuan tidak pantas lainnya kita dapat melaporkannya ke petinggi Fakultas bahkan dapat dibawa ke dalam ranah hukum. Berbagai kabar burung silih berganti mengisi gendang telinga kita dengan berita pro dan kontra acara lilin. Pernah saya bertanya kepada salah satu teman mengenai apa saja yang dia ketahui tentang lilin. Dia menceritakan dengan penuh keyakinan akan kontra yang ada pada acara seperti itu. Saya hanya tersenyum dan menanggapi dengan netral. Dalam hati, bila acara makrab ini penuh dengan bentakan, menjunjung senioritas yang tinggi, kekangan karena setumpuk peraturan, dan sebagainya adalah wajar. Banyak pula sekolah yang berada diluar menerapkan hal ini. Pasti mereka membuat seperti ini ada suatu tujuan yang baik untuk para peserta. Lagi pula, sering kali seusai acara seperti ini pasti akan ada sebuah rahasia yang terbongkar. Ini semua hanya fiktif belaka. Pendapat dari teman sejawat sudah, sekarang sebuah ajakan persuasif dari panitia dan kakak tingkat. Sosialisasi pun diadakan untuk mempromosikan acara makrab LILIN. Dari kelas ke kelas para panitia mempromosikan dengan sigap mengenai acara ini yang diilustrasikan pula dengan sebuah power point. Setelah presentasi usai, banyak pertanyaan dengan aroma sedikit kegelisahan apa yang akan dilakukan ketika acara berlangsung. Para panitia menjawabnya dengan transparan dan bijak. Intinya adalah, kegiatan yang akan dilakukan nanti berbasis kekeluargaan. Tak akan ada kegiatan seperti kabar burung yang beredar ditelinga. “Abang sayang adek, adek sayang abang. Jadi acara kita pasti berbasis kekeluargaan”, ucap salah satu panitia ketika menjawab pertanyaan.

Acara LILIN dimulai. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari 3 malam. Dibagi menjadi 1 hari indoor (FTSP) dan 3 hari lainnya outdoor (Sekipan).Setalah mengikuti hari-hari yang panjang dan melelahkan akhirnya sampai di malam inagurasi. Para peserta dan panitia berdiri melingkari api unggun yang menjadi pusat lingkaran tersebut. Sambutan sepatah dua patah kata hingga nasehat dari seorang abang pun menjadi awal inagurasi malam itu, dilanjutkan dengan acara tukar kado dan penampilan dari setiap jamaah.  Di kegiatan ini, seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa rekan-rekan dari prodi lain pun datang untuk menyemarakkan. Sampailah kita kepada acara penampilan band-band produksi FTSP. Dengan cepat lapangan tersebut langsung dipenuhi orang-orang layakanya akan konser akbar disana. Pada penghujung malam, lontaran kembang api pun melesat ke angkasa.

Banyak sekali kegiatan yang telah kami lakukan dalam acara LILIN 2013. Tak dapat digambarkan hanya dengan secarik atau dua carik kertas ini. Memang singkat rasanya penjelasan diatas, karena jikalau diketik pun kapan akan habisnya. Tidak mengikuti LILIN rasanya akan ada jurnal harian kita yang akan kosong ketika dibuka kembali untuk beberapa tahun ke depan. Kutipan itupun rasanya benar ketika kami telah melewatinya. Terima kasih kepada seluruh panitia, mbak-mbak dan abang-abang yang telah menyambut kami sebagai keluarga baru kalian.

Apa yang akan menjadi cerita baik dan buruknya sebuah keluarga haruslah dipikul bersama. Seperti yang LILIN ajarkan kepada kami. Mengajarkan kekeluargaan, kepemimpinan, tanggung jawab, dan aspek kehidupan lainnya dengan beralaskan rasa percaya dan peduli tanpa sedikit perilaku yang menyakitkan salah satu pihak.

LILIN 2013

LILIN 2013

By : Annisa ( Teknik Lingkungan 2013 )