pic_ekologi_32531124

Pentingnya Ekologi dalam Perkembangan

Abstrak
Diantara masalah yang ada di dunia adalah kerusakan lingkungan. Kerusakan lingkungan terjadi dikarenakan manusia mengembangkan iptek yang berlebihan sehingga merugikan banyak pihak seperti lingkungan atau alam. Padahal tujuan utama pengembangan iptek untuk mengolah sumber daya alam yang ada di bumi. Akan tetapi, dalam pengelolaan lingkungan dan sumber daya manusia kadang manusia tidak memikirkan dampak negatif yang dilakukan pengelolaan yang secara berlebihan. Permasalah mendasarnya adalah rusaknya lingkungan karena pengelolaan sumber daya alam yang berlebihan dan sisa-sisa membuangan dari pengembangan iptek yang tidak dilakukannya penyaringan berdampak negatif bagi bumi ini. Oleh karena itu di perlukannya ekologi sebagai pacuan dasar untuk mengelola sumber daya alam dan lingkungan tanpa harus merusak dan berdampak negatif bagi alam ini.

Kata kunci : ekologi, perkembangan IPTEK, sumber daya alam

1. Pendahuluan
Ekologi berasal dar bahasa yunani yaitu oikos (tempat hidup) dan logos (ilmu). Secara istilah ekologi berarti ilmu yang mempelajari anatara mahluk hidup dengan mahluk hidup atau makluk hidup dengan lingkungannya atau dengan kata lain ilmu yang mempelajari hubungan timbal-balik antara organisme (biotik) dengan lingkungannya (abiotik). Ketika membahas ekologi, pasti tak pernah lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai banyak unsur penyusunnya yaitu biotik dan abiotik. Faktor biotik adalah manusia, hewan dan tumbuhan serta mikroba sedangnkan faktor abiotik adalah suhu, udara, cahaya, kelembapan. Ekologi juga berhubungan kuat dengan tingkatan-tingkatan kumpulan makluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem
Pada era globalisasi saat ini, perkembangan IPTEK sangat melonjak pesat. Bahkan, perkembangan iptek menjadi suatu kebutuhan. Tujuan pengembangan iptek adalah merubah gaya hidup manusia agar lebih mudah, cepat dan praktis untuk berkomunikasi atau mendapatkan informasi. Perkembangan iptek yang sangat pesat adalah teknologi informasi dan teknologi industri. Pada zaman yang maju ini.
Teknologi informasi tidak diragukan lagi kegunaannya. Banyak pula yang membutuhkannya untuk mencari informasi dengan cepat. Semua itu dapat dicari dari dunia maya yang mudah di askes melalui telepon gengkam, komputer, laptop dan sebagainya. Akan tetapi, internet juga memiliki kekurangan yang dapat merugikan pihak lain karena berita yang belum tentu benar juga mudah diaskes di dalam internet.
Dalam bidang industri, teknologi sangat diperlukan da terus berkembang dengan cepat. Karena dengan adanya teknologi dalam bidang industri mempermudah instansi industri melakukan kegiatan teknologi industrinya. Akan tetapi, perkembangan yang pesat di bidang teknologi industri tak selamanya berdampak positif. Ternyata, banyak dampak negatif yang di sebabkan oleh perkembangan teknologi. Seperti kerusakan lingkungan yang terjadi diakibatkan limbah pabrik dan perkembangan lahan hijau yang digunakan untuk lahan di bidang industri. Jika tidak di tindaklanjuti, itu semua akan merusak bumi lebih jauh lagi.
Hubungan ekologi dan perkembangan iptek adalah perkembangan iptek banyak merubah lingkungan.manusia melakukan perkembangan iptek untuk mengolah sumber daya alam yang ada. Sumber daya alam yang sudah di olah, akan di gunakan untuk kepentingan mahluk mahluk yang ada di bumi. Dalam sisi abiotik, pengembangan iptek bisa menjadi kesatupaduan untuk menjaga keseimbangan lingkungan.
Maka dalam hal ini pentingnya ekologi dalam perkembangan iptek adalah agar manusia dapat mengetahui patokan dalam mengelolola lingkungan dan sumber daya alam. Karena manusia tidak bisa sembarangan mengelola dan menggunakan bahan yang ada di lingkungan. Itu semua memerlukan ilmu mengenai ekologi lingkungan.

2. Studi Pustaka
2.1 Ekologi

Pengertian ekologi
Ekologi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua kata, yaitu oikos yang artinya rumah atau tempat hidup, dan logos yang berarti ilmu. Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Dalam ekologi, kita mempelajari makhluk hidup sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya. Definisi ekologi seperti di atas, pertama kali disampaikan oleh Ernest Haeckel (zoologiwan Jerman, 1834-1914).
Ekologi dibagi atas dua kelompok yaitu autekologi, dan sinekologi. Autekologi ialah ilmuyang mempelajari hubungan antara satu individu atau satu spesies dengan alam lingkunganya. Sinekologi ialah ilmu yang mempelajari hubungan antara beberapa grup individu yang berasosiasi bersama-sama sebagai satu unit dengan alam lingkungannya.
Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor biotik antara lain suhu, air, kelembapan, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling mempengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan.

Komponen- komponen pembentuk ekosistem adalah:
• Komponen hidup (biotik)
• Komponen tak hidup (abiotik)

Kedua komponen tersebut berada pada suatu tempat dan berinteraksi membentuksuatu kesatuan yang teratur. Misalnya, pada suatu ekosistem sawah, ekosistem di dalamnya terdiri dari tikus, ular, padi, cacing sebagai biotik dan komponen abiotiknya adalah air, pasir, batu, mineral dan oksigen yang terkandung dalam air dan tanah. Faktor biiotik antara lain adalah manusia, hewan, tumbuhan dan mikroba sedangkan faktor abiotik terdiri dari suhu, air, kelembapan, topografi dan cahaya.

Macam- Macam Ekologi
Di bumi terdapat macam-macam ekologi, dalam hal ini akan di jelaskan beberapa macam ekologi, yaitu :
1. Ekologi hutan
Ekologi Hutan adalah Ilmu yang mempelajari hubungan antara mahluk hidup dengan lingkungan. hubungan ini sangat erat dan komplek sehingga menyatakan bahwa ekologi adalah biologi lingkungan (Eviromental biology). Hutan adalah tempat yag berisi tumbuh-tumbuhan yang dikuasai pohon-pohon dan mempunyai keadaan lingkungan yang berbeda dengan keadaan diluar hutan. Hubungan antara masyarakat tumbuh-tumbuhan hutan, margasatwa dan alam lingkungannya begitu erat sehingga hutan dapat dipandang sebagai suatu sistem ekologi atau ekosistem.
Ekosistem adalah suatu sistem didalam alam yang meliputi mahluk hidup dan lingkungannya yang saling mempengaruhi atau timbal balik untuk kelangsukan hidup mahluk tersebut.
Ekologi hutan adalah cabang ekologi yang khusus mempelajari masyarakat atauekosistem hutan. Hutan dapat dipelajari dari segi autekologi dan synekologi. Autekologimempelajari ekologi suatu jenis pohon atau pengaruh sesuatu faktor lingkunganterhadap hidup atau tumbuhnya satu atau lebih jenis-jenis pohon. Sifat penyelidikannyamendekati fisiologi tumbuh-tumbuhan. Synekologi mempelajari hutan sebagaimasyarakat atau ekositem misalnya penelitian tentang pengaruh keadaan tempattumbuh terhadap komposisi dan produksi hutan.

2. Ekologi daratan
Ekologi daratan adalah ilmu yang mempelajari ilmu antara mahluk hidup dan lingkungannya terutama di daratan. Ekologi daratan meliputi manusia, tumbuhan, hewan, air, udara, dan cahaya. Dalam hal ini terjadi timbal balik untuk kelangsungan individu satu sama lain (simbiolis mutualisme).

3. Ekologi Laut
Ekologi laut merupakan ilmu yangmempelajari tentang Ekosistem air laut.Ekosistem air laut dibedakan atas lautan,pantai, estuari, terumbu karang, dan padanglamun. Berikut penjelasan tentang ekologilaut.Habitat air laut (oceanic) ditandai olehsalinitas yang tinggi dengan ion Cl- mencapai 55% terutama di daerah laut tropik, karenasuhunya tinggi dan penguapan besar. Di daerah tropik, suhu laut sekitar 25°C.Perbedaan suhu bagian atas dan bawah tinggi. Batas antara lapisan air yang panas dibagian atas dengan air yang dingin di bagian bawah disebut daerah termocline.

4. Ekologi Air Tawar
Ekologi air tawar adalah ilmu yang mempelajari tentang kehidupan timbal balik di ekositem air yang dilakukan mahluk hidup dengan alam. Habitat air tawar menempati daerahyang relatif kecil pada permukaan bumidibandingkan dengan habitat lautan dandaratan, tetapi bagi manusia kepentingannya jauh lebih berarti dibandingkan dengan luas daerahnya.

2.1 Perkembangan IPTEK

Pengertian Perkembangan IPTEK
Perkembangan iptek pada dasarnya dipergunakan untuk mengelola sumber daya alam yang di berikan oleh Allah SWT sebagai bahan atau alat untuk kelangsungan hidup mahluk yang ada di bumi karena pada dasarnya Allah menciptakan sumber daya alam dalam keadaan mentah agar manusia dapat mengelola dengan sebaik mungkin. Dengan perkembangan iptek yang meluas, manusia dapat mengelola sumber daya alam sesuai dengan kebutuhannya, akan tetapi terkadang manusia berbuat kesalahan yang dapat merusak lingkunga karena tidak memperhatikan keadaan lingkungan pada saat mengelola atau memproduksi sumber daya alam.
Menurut Iskandar Alisyahbana (1980) Teknologi telah dikenal manusia sejak jutaan tahun yang lalu karena dorongan untuk hidup yang lebih nyaman, lebih makmur dan lebih sejahtera. Jadi sejak awal peradaban sebenarnya telah ada teknologi, meskipun istilah “teknologi belum digunakan. Istilah “teknologi” berasal dari “techne” atau cara dan “logos” atau pengetahuan. Jadi secara harfiah teknologi dapat diartikan pengetahuan tentang cara. Pengertian teknologi sendiri menurutnya adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan akal dan alat, sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, pancaindera dan otak manusia.
Dampak Perkembangan Iptek bagi Lingkungan
Dampak teknologi adalah akibat yang ditimbulkan oleh suatu teknologi, bisa akibat baik bisa juga akibat buruk dalam kehidupan manusia. Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan
Perkembangan iptek memliki dampak yang baik, akan tetapi memilik dampak negatif bagi lingkungan maupun mahluk lain. Berikut ini dampak-dampak perkembangan iptek, yaitu :
a. Dampak Positif
• Memberi berbagai kemudahan
• Mempermudah meluasnya berbagai informasi
• Meluasnya wawasan dan pengetahuan
• Memberi hal yang prakktis bagi masyarakat

b. Dampak Negatif
• Berubahnya pola pikir masyarakat
• Hlangnya budaya tradisional
• Menimbulkan berbagai kerusakan bagi lingkungan
Pada dampak negatif di atas, kita akan membahas tentang kerusakan lingkungan yang di timbulkan dari perkembangan iptek. Dalam hal ini, kita mengambil satu kasus. Indonesia di kenal sebagai Negara yang kaya akan sumber daya alamnya, namu hingga akhir ini, Indonesia lebih di kenal sebagai Negara yang sedang berkembang dan terus berkembang entah sampai kapan. Dan kita juga tidak mengetahui kapan istilah Negara berkembang tersebut berubah menjadi Negara maju. Salah satu contoh kecil yang lebih spesipic adalah beberapa tahun yang lalu sekitar di bawah tahun 2004, kota pekan baru yang terletak di propinsi Riau, lebih di kenal sebagi kota “Seribu Hutan”, namun dalam waktu yang relative singkat, istolah seribu hutan kini telah berubah menjadi istilah yang lebih modern, yakni kota “Seribu Ruko” di mana dalam waktu yang singkat, perkembangan pembanguna di kota ini amat sangat pesat. Mulaialah berdiri berbagai kegiatan industri, Perhotelan, Mal, dan Gedung-gedung bertingkat serta perumahan berdiri di mana-mana.akibatnya aktifitas tradisional lumpuh, hutan gundul sehingga banyak menimbulkan berbagai macam bencana seperti banjir, tanah longsor serta polusi tejadi di mana-mana.
Dalam kasus yang saya temui di internet tersebut, jelas bahwa dampak perkembangan iptek bisa merusak lingkungan dan budaya. Maka dalam hal ini di perlukannya ekologi sebagai pedoman dalam perkembangan iptek.

3. Metode
Penerapan nilai- nilai ekologi di bidag iptek sangatlah penting. Mengapa demikian? Karena ekologi bisa menjadi acuan agar dalam mengelola sumber daya alam manusia dapat berhati-hati dan memikirkan dampaknya bagi lingkungan sekitar.

Langkah- Langkah Ekologi Memasuki Bidang IPTEK
Banyak hal yang harus diperhatikan dalam pengenalan ekologi di bidang iptek. Berikut ini adalah langkah- langkah ekologi memasuki bidang iptek, yaitu :
• Perusahaan iptek mempelajari tentang ekologi lingkungan
Setiap perusahaan pengembangan iptek wajib mempelajari ilmu tentang ekologi lingkungan. Di dalam pengenalan ekologi dapat mempelajari dampak positif dan dampak negatif terhadap lingkungan jika ekologi tidak diterapkan saat pengelolaan sumber daya alam oleh pengembangan iptek. Konsultan ekologi lingkungan dapat di temui di pemerintahan daerah atau orang yang berkerja di perencanaan wilayah dan kota (pwk)
• Pemeriksaan rutin pada pabrik atau perusahaan industri
Ahli ekologi memeriksa rutin alat dan baan yan di gunakan oleh suatu pabrik atau perusahaan industri dan meneliti alat dan bahan yang digunakan dalam pengelolaan berbahaya atau tidak bagi pekerja pabrik maupun bagi lingkungan. Seperti produksi telepon genggam. Telepon genggam tidak boleh memiliki radiasi yang tinggi karena berbahaya bagi tubuh manusia dan perkembangan hormon pada manusia.
• Pengelolaan limbah sebelum di buang ke lingkungan
Limbah adalah suatu bahan sisa dari suatu produksi yang tidak terpakai. Pegelolaan limbah sebelum di buang ke lingkungan sangatlah penting. Jika tidak diolah, anyak bahan berbahaya yang bisa merusak ekositem lingkungan karena pada saat produksi bisa menggunakan bahan berbahaya seperti bahan kimia yang jika di buang langsung dapat merusak ekosistem. Oleh karena itu, diperlukan filrasi atau penyaringan pada limbah sebelum di buang ke lingkungan.
Penerapan Ekologi di Bidang IPTEK
• Mengurangi bahan kimia berbahaya
Bahan kimia banyak digunakan untuk mengelola sumber daya alam. Akan tetapi tak banyak limbah bahan kimia yang susah diurai dan berbahaya bagi lingkungan. Sebaiknya ganti bahan kimia dengan bahan-bahan yang mudah diurai agar limbahnya tidak membahayakan lingkungan
• Penggunaan sumber daya alam seperlunya
Bumi kita memiliki sumber daya alam yang sangat berlimpah tertama memiliki kekayaan laut yang luas. Kan tetapi, itu semua tidak tak terbatas. Oleh karena itu, dalam mengelola sumber daya alam harus seperlunya. Maksudnya, dalam pengelolaannya di pentingkan untuk kelangsungan hidup manusia seperti penggunaan air untu minum demi kelangsungan hidup. Karena banyak daerah di dunia yang kekeringan karena kekurangan air dan mengalami kematian karena kekeringan
• Observasi pada saat pengambilan bahan tambang
Di beberapa negara banyak terkenal karena di tanah negara mereka terdapat bahan tambang yang amat berlimpah. Oleh sebab itu, beberapa perusahaan tambang mengelola hasil tambangnya. Akan tetapi, tak jarang saat melakukan penggalian hasil tambang, alat yang di gunakan merusak ekositem lingkungan seperti menggali tanah untuk menemukan tambang dan setelah menemukan tambang tanah tersebut di tinggal begitu saja tanpa di perbaiki kembali. Contoh lainnya, kesalahan pada saat penggalian sehingga menyebabkan semburan meluap seperti kasus lumpur lapindo. Oleh sebab itu, butuh di lakukan observasi agar tidak jadi kecerobohan pada saat melakukan pencarian bahan tambang.
• Melakukan tebang pilih dan reboisasi.
Banyak perusahaan atauu produsen yang menggunakan bahan utama dari kayu. Akan tetapi banyak juga produsen yang menebang pohon tanpa melihat umur pohon tersebut. Maka dalam hal ini perlu di lakukan tebang pilih. Tebang pilih adalah menebang pohon dengan memilih pohon yg akan di tebang, biasanya pohon yg sudah tua atau yg sudah mati. Reboisasi adalah Upaya untuk memulihkan kembali dan meningkatkan produktivitas kawasan hutan yang kondisinya rusak, kosong dan kritis serta tidak produktif dengan cara menanam pohon-pohon agar dapat berfungsi secara optimal sebagai unsur pengatur tata air serta sebagai perlindungan alam lingkungan

Reboisasi salah satu upaya untuk mengurangi global warming

Beberapa produsen melaakukan tebang pilih untuk kestabilan lingkungan

4. Pembahasan
Banyak dampak negatif yang di akibatkan oleh perkembangan iptek di dunia. Hal ini menyebabkan perubahan dan kerusakan pada lingkungan. Di bawah ini beberapa akibat perubahan iklim, suhu, pemanasan yang di akibatkan oleh dampak pemanasan global, yaitu :
a. Dampak perubahan Iklim Global
Perubahan iklim terjadi secara perlahan dalam jangka waktu yang cukuppanjang, antara 50-100 tahun. Meskipun perlahan, dampaknya sebagaianbesar permukaan bumi menjadi panas. Data-data dari IPCC(Intergovermental Panel on Climate Change) menggambarkan kondisiperubahan iklim yang terjadi saat ini; Telah terjadi kenaikan suhu rata-rata sebesar 0,76 derajat Celcius antaraperiode 1850-2005. 11 dari 12 tahun terakhir (1995-2006) merupakan tahun-tahun dengan rata-rata suhu terpanas sejak dilakukan pengukuran suhu pertama kali pada tahun1850. Telah terjadi kenaikan permukaan air laut global rata-rata sebesar 1,8mmper tahun antara periode 1961 – 2003.
b. Peningkatan Permukaan Air Laut
Naiknya suhu bumi dapat mencairkan es di daerah kutub. IPCC menyebutkan,dalam 100 tahun terakhir telah terjadi peningkatan air laut setinggi 10-25 cm.Sementara Greenpeace berdasarkan laporannya memperkirakan tahun 2100mendatang akan terjadi peningkatan air laut setinggi 19-95 cm.Peningkatan air laut setinggi 1 meter saja akan mengakibatkan hilangnya pulauatau daratan di dunia. Dengan kenaikan tersebut, diperkirakan daratan Mesirakan berkurang 1%, Belanda 6%, Bangladesh 17,5% dan 80% atol di kepulauanMarshall akan hilang tenggelam.Selain itu, pulau-pulau di, Fiji, Samoa, Vanutu, Jepang, Filipina, serta Indonesiaakan banyak yang hilang tertutup permukaan laut. Hal ini berarti, puluhan jutaorang yang hidup di pesisir pantai harus mengungsi dan mencari tempat yanglebih aman sebagai tempat tinggal ke daerah yang lebih tinggi.Naiknya permukaan air laut akan mengakibatkan kurangnya daya tahan pesisirpantai sehingga rentan tehadap erosi/abrasi. Hal ini juga mengakibatkanrusaknya berbagai infrastruktur dan pemukiman di tepi pantai. Fenomena inibisa juga dapat menimbulkan pengungsian

Dari contoh-contoh di atas dapat di ambil pembahasan bahwa efek global warming dapat berpengaruh buruk bagi lingkungan hidup. Global warming disebabkan dari efek rumah kaca. Efek rumah kaca adalah suatu peristiwa yang di sebabkan panas bumi yang tidak bisa di pantulkan lagi keluar bumi sehingga penambah suhu panas bumi. Jika suhu pans bumi bertambah akan berdampang buruk bagi ekosistem lingkungan. Itu semua terjadi karena limbah udara yang menyebabkan menipisnya lapisan ozon dan penggunaan kendaraan bermotor. Asap knalpot yang di hasilkan dari kendaraan bermotor juga memepengaruhi menipisnya lapisan ozon
Peradaban manusia yang sangat maju ternyata memberi efek untuk perkembangan iptek. Mengapa demikian ? karena semakin meningkatnya peradaban di dunia, semakin banyk pula manusia yang belajar dan mulai mengembangkan ilmu pengetahuannya mengenai alam sekitar maupun teknologi. Akan tetapi, tak selamanya teknologi yang diciptakan oleh manusia tidak memiliki dampak negatif. Tak jarang teknologi bisa berakibat buruk bagi lingkungan sekitar. Contohnya, kendaraan yang jumlahnya banyak yang ada di bumi semuanya mengeluarkan sisa pembuangan yang berupa gas CO, gas tersebut dapat mengakibatkan efek rumah kaca bagi bumi, tak hanya itu efek rumah kaca berdampak pemanasan glonal dan berlubangnya ozon.
Dalam Islam, manusia diperintahkan untuk menjaga dan merawat kehidupan alam. Karena keruakan alam dan keadaan alam adalah tanggung jawab manusia. “Telah timbul kerusakan-kerusakan di daratan dan lautan disebabkan perbuatan tangan manusia sendiri, sehingga Tuhan merasakan kepada mereka sebahagian dari pembalasan dosanya” (Ar-Rum – 41). Dari surat diatas jelas bahwa kerusakan alam yang terjadi ini di sebabkan oleh manusia yang tidak mau bertanggung jawab

5. Kesimpulan dan Saran
a. Kesimpulan
Ekologi adalah ilmu yangmempelajari interaksi antara organisme dengan lingkunganny dan yang lainnya. Berasal dari kata Yunani oikos (“habitat”) dan logos(“ilmu”). Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel (1834 – 1911.Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya.
Demikian telah diuraikan beberapa permasalahan yang ada seputar kependudukandan lingkungan hidup dalam konteks ekologi dan lingkungan. Dalam setiap aksi, selaluada reaksi, demikian pula dengan aksi yang dilakukan manusia maupun alam, selalu adareaksi yang mengiringinya
Dampak teknologi adalah akibat yang ditimbulkan oleh suatu teknologi, bisa akibat baik bisa juga akibat buruk dalam kehidupan manusia. Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan
Dampak positif dari perkembangan iptek adalah memepermudah orang banyak untuk mendapatkan informasi. Dampak negatif dari perkembangan iptek adalah perubahan iklim dan menipisnya lapisan ozon, terjadi juga efek rumah kaca dan terjadinya global warming. Itu semua di akibatkan dari penggunaan sumber daya alam yang berlebihan dan lingbah dari pabrik dan kendaraan bermotor yang mengganggu an merusak lapisan atmosfer bumi.
Maka dari itu pentingnya ekologi dalam perkembangan iptek karena ekologi bisa menjadi acuan atau batasan dalam mengelola sumber daya alam tanpa harus merusak alam bumi ini langkah- langkah ekologi memasuki perkembangan iptek adalah perusahaan atau pabrik pengelola SDA memepelajari ekologi, pemerikasaan rutin di perusahaan atau pabrik, dan pengelolaan limbah dengan baik dan benar sebelum di buang ke lingkungan.
Penerapan ekologi dalam perkembangan iptek dengan cara mengurangi bahan berbahaya pada saat pengelolaan, lalu penggunaan SDA seperlunya jangan membuang-buang karena SDA tidak tak terbatas. Melakukan observasi pada saat pengambilan bahan tambang, itu semua dilakukan agar meminimalisir terjadinya kecelakaan atau kecerobohan. Melakukan tebang pilih pada saat penebangan pohon dan melakukan reboisasi pada hutan yang rusak akibat penggundulan hutan.

b. Saran
Penerapan ekologi dengan cara memeberi pengarahan kebeberapa perusahaan dan pabrik pengelolaan sangatlah berupaya untuk membantu menjaga lingkungan hidup. Manusia juga berperan dalam menjaga lingkungan hidup. Dalam Islam, manusia diperintahkan untuk menjaga dan merawat kehidupan alam. Karena keruakan alam dan keadaan alam adalah tanggung jawab manusia. “Telah timbul kerusakan-kerusakan di daratan dan lautan disebabkan perbuatan tangan manusia sendiri, sehingga Tuhan merasakan kepada mereka sebahagian dari pembalasan dosanya” (Ar-Rum – 41). Dari surat diatas jelas bahwa kerusakan alam yang terjadi ini di sebabkan oleh manusia yang tidak mau bertanggung jawab
Jika manusia mau memikirkan keaadaan alam ini, alam dan kehidupan akan masih bisa digunakan dan dilihat oleh anak cucu kita kelak.

6. Daftar Pustaka
Odim, Eugene P. (2006). Fundamentals of ecology. Fifth edition
Soemarwoto, Otto. (2001). Ekologi, lingkungan hidup dan pembangunan.penerbit Djambatan.
Jakarta
Qur’an Karim dan Terjemahan Artinya.UII Press. Yogyakarta

http://id.wikipedia.org/wiki/Ekologi

http://id.wikipedia.org/w/index.php?search=perkembangan+iptek&title=Istimewa%3APencarian

http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/0026%20Bio%201-6a.htm

http://www.scribd*.com/doc/25288898/DAMPAK-POSITIF-DAN-NEGATIF-DARI-PERKEMBANGAN-IPTEK

http://www.scribd*.com/doc/69422187/5-Macam-Ekologi-Dan-ya

http://teknologi.kompasiana.com/terapan/2011/11/24/pengaruh-perkembangan-iptek-dalam-kehidupan-masyarakat/

 

By : Nabilah Sarah ( Mahasiswa Teknik Lingkungan 2012 )